Jumat, 15 Agustus 2014

Pembangunan Menara Santa Maria Ratu Damai Nehas Liah Bing

Setelah Setahun
Akhirnya Patung Bunda Maria Ratu Damai Berdiri


Wehea (15/08/14)


Setelah menunggu selama setahun, akhirnya Patung Bunda Maria Ratu Damai Nehas Liah Bing terpasang dan berdiri kokoh pada sebuah menara setinggi 4 meter.

Pemasangan patung Bunda Maria
Proses pembangunan Menara Santa Maria Ratu Damai diawali saat kedatangan Patung Bunda Maria yang merupakan sebuah persembahan dari salah seorang donatur yang berasal dari Jakarta.

Pemasangan patung Bunda Maria
Saat menghadiri acara Peresmian Gereja oleh Uskup Agung Samarinda (Alm). Sului Florentinus, MSF, beliau bernazar untuk mempersembahkan sebuah Patung Bunda Maria bagi Gereja Santa Maria Ratu Damai Nehas Liah Bing.

Pemasangan patung Bunda Maria
Akhirnya, Pebruari 2014, dengan segala keterbatasan terutama dana, secara bertahap beberapa orang relawan kemudian merancang untuk membangun sebuah menara tepat di halaman depan gereja yang akan dilengkapi dengan taman dan kolam.

Pemasangan patung Bunda Maria
Dengan persetujuan Pastor Paroki serta dukungan dari Dewan Pastoral Paroki, walaupun terkesan stagnan, tetapi secara bertahap, akhirnya sebuah tiang menara akhirnya berdiri. Kami hanya memberikan sedikit waktu yang kemudian kami persembahkan kepada gereja dan ini hanyalah awal, ungkap seorang relawan pembangunan menara.

Pekerjaan Taman Gereja
Tidak ada model panitia khusus pembangunan dan apapun namanya, tetapi karena berangkat dari sebuah niatan yang tulus, akhirnya dalam perjalanan waktu umat lainpun mulai terlibat, mulai dari remaja termasuk orang tua dari Stasi Pusat Paroki.

Pendirian Patung Bunda Maria

Pekerjaan Taman Gereja
Tepat pada Jumat (15/08/14), sejak pagi hari dilaksanakan kegiatan pembuatan badan jalan penghubung antara Gereja Paroki dan Biara Susteran SSpS yang sekaligus merupakan jalur semacam ring road dalam Kompleks Gereja Santa Maria Ratu Damai Nehas Liah Bing.

Pekerjaan Taman Gereja
Pasca pembuatan badan jalan di belakang gereja yang berbatasan langsung dengan kebun kelapa sawit masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan paritan panjang pada halaman samping gereja yang diperuntukan sebagai lokasi parkir kendaraan roda-4 hingga menjelang sore.
Pekerjaan Taman Gereja
Akhirnya, sekitar pukul 17.00 wita, beberapa orang umat dari Stasi Pusat Paroki diantaranya Bapak Jong Ba, Mat Deng, Ding Yel, Fransiskus Heluy dan Bapak Kelea Dea mulai berkumpul untuk menyiapkan pendirian Patung Bunda Maria pada menara yang telah siap. 

Pembuatan Jalan ke Biara Susteran SSpS
Dibantu sebuah alat berat (exavator) dari PT. DSN Group, Patung Bunda Maria pun mulai dinaikan. Tidak perlu waktu lama, sekitar 30 menit akhirnya patung tersebut pun berdiri tepat di puncak menara. 

Pembuatan Jalan ke Biara Susteran SSpS
Sebuah proses pembangunan tentunya melalui tahapan-tahapan dan umat Paroki Santa Maria telah membuktikan hal tersebut, seperti yang disampaikan Pater Lucius Tumanggor, SVD, selaku pastor paroki bahwa rencana pembangunan paroki seperti yang telah diamanatkan dalam Pleno DPP Santa Maria Tahun 2014 secara bertahap akan kita laksanakan dan walaupun segala keterbatasan.
Pekerjaan Taman Gereja
Pekerjaan Taman Gereja
Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari proses pembangunan menara Santa Maria tersebut, tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur, umat paroki dan semua pihak yang telah mendukung dalam mewujudkan rencana tersebut.
Pekerjaan Taman Gereja
Mimpi itu mulai terwujud walaupun secara bertahap. Sebagai kelanjutannya, pasca pendirian Patung Santa Maria Ratu Damai maka proses berikutnya adalah melakukan pekerjaan finishing dan pembuatan taman gereja. Semoga apa yang kita rencanakan dan kita kerjakan mendapatkan berkah melimpah dari Tuhan.

2 komentar:

  1. terima kasih kepada PT. DSN Group, bapak jong ba, bapak kristian paipinan, saudara djohanes joko pramono,bapak simod, bapak kelea dea, bapak heluy, wan sam, bato, fredy, para umat di stasi pusat dan seluruh umat paroki yang telah membantu dan terlibat dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan tersebut....semoga Tuhan memberkati.....

    BalasHapus
  2. Love santa maria ratu damai nehas liah bing,smgt Tuhan Yesus memberkati kita semua😇😇

    BalasHapus